Yonex Astrox 77 adalah raket yang dirilis pada tanggal 15 September 2017. Raket yang cepat dan kuat ini ditujukan bagi pemain menengah dan tingkat lanjut yang menginginkan pukulan miring dan smash yang tajam untuk menghasilkan poin serta dominasi di seluruh lapangan dengan pukulan-pukulan keras.
Dua pemain top dunia yang menggunakan raket Yonex Astrox 77 adalah Ratchanok Intanon dari Thailand (juara dunia tahun 2013 di Guangzhou) serta Saina Nehwal dari India (medali perunggu Olimpiade Musim Panas London 2012).
Rasanya halus setiap kali aku mengayun dengan raket ini, dan itu membuat ayunanku lebih kuat. Ratchanok Intanon
Jadi, jika kamu pemain tunggal dan ingin membabat habis lawanmu di lapangan, kamu cocok menggunakan raket powerful yang satu ini.
Spesifikasi Yonex Astrox 77
- Rilis: 15 September 2017
- Flex: Medium
- Frame: H.M. Graphite / Nanometric / Tungsten
- Shaft: H.M. Graphite /Namd
- Berat & Ukuran Grip: 4U (sekitar 83 gram) G4, 5 | 3U (sekitar 88 gram) G4, 5
- Senar: Aerobite untuk pemain kontrol, Nanogy 95 untuk pemain power
- Anjuran Penyenaran: 4U 20-28 lbs | 3U 21-29 lbs
- Warna: Shine Yellow, Metallic Blue
- Dibuat di: Jepang
- Kisaran Harga: Rp 1,9 juta
Teknologi Yonex Astrox 77
Berikut adalah beberapa teknologi yang dibawa raket Yonex Astrox 77.
1. Nanometric
Nanometric adalah sebuah material baru yang menerapkan Teknologi NANOALLOY dari Toray Industries, Inc. Material ini mampu meningkatkan kekuatan ikatan antara serat karbon yang memungkinkan pabrikan membawa konstruksi tangkai raket ke tingkat yang lebih tinggi.
Dengan mengurangi jumlah karbon dalam tangkai untuk membuatnya 60% lebih tipis dari raket konvensional sembari mempertahankan kekakuan, Yonex telah menciptakan raket ringan revolusioner dengan kecepatan kepala dan kontrol yang ringan.
2. Rotational Generator System
Dengan menerapkan teori penyeimbang, berat didistribusikan ke seluruh ujung pegangan, bingkai atas dan sambungan untuk kontrol maksimum. Transisi ke pukulan berikutnya dapat dilakukan dengan lancar dengan suksesi yang cepat.
3. Namd
Namd merupakan materail grafit dimensi baru yang pertama di dunia. Namd dengan baik mampu meningkatkan daya rekat serat grafit dan resin dengan menempelkan bahan nano langsung ke serat grafit.
Menggabungkan bahan nano dengan resin yang menghubungkan serat grafit merupakan hal umum dalam sebuah raket berkinerja tinggi, tetapi di Namd, bahan nano secara langsung melekat pada serat grafit dan resin sangat meningkat.
Peningkatan besar ini menghasilkan poros yang melenturkan dan menyimpan energi, memberikan gaya yang hebat pada saat benturan dengan shuttlecock.
4. Isometric
Bentuk bingkai Isometric berbentuk persegi dirancang untuk menjaga senar vertikal pada panjang yang sama dan membuat senar horizontal menghasilkan 'sweet spot' yang diperluas ke segala arah.
Sweet spot sendiri merupakan tempat di mana kombinasi faktor menghasilkan respons maksimal untuk jumlah usaha yang diberikan.
Dalam bulutangkis dan olahraga lainnya seperti tenis atu squash, ayunan yang diberikan akan menghasilkan pukulan yang lebih kuat jika bola memukul raket di area sweet spot yang paling akhir.
5. New Grommet Pattern
Yonex Astrox 77 juga memiliki konstruksi lubang grommet single-pass yang menyediakan lebih banyak lubang grommet untuk pola penyenaran berkinerja lebih tinggi.
6. Solid Feel Core
Teknologi Solid Feel Core bawaan pada raket Yonex Astrox 77 mampu mengurangi getaran yang berbahaya pada saat terjadi benturan. Teknologi seperti ini telah diusung di semua raket yang diproduksi di Jepang.
7. Frame Aero + Box
Teknologi ini menggabungkan nuansa pukulan yang solid dan ayunan yang cepat.
8. New Built-in T-Joint
Teknologi T-Joint bawaan baru pada Yonex Astrox 77 diproduksi dari plastik berbobot ringan khusus yang dipadukan dengan resin epoksi dan bahan pembusa yang meningkatkan kualitas dan kinerja dengan meningkatkan stabilitas shuttlecock pada string bed dan di atas udara.
9. Super Slim Long Shaft
Yonex Astrox 77 merupakan raket tertipis yang pernah diproduksi oleh Yonex yang sangat berfungsi mengurangi hambatan udara sembari memberikan nuansa maksimal.
10. New Control Support Cap
Yonex telah merancang control support cap berbentuk segi delapan baru yang mampu mengurangi hambatan udara sekaligus mendorong penanganan yang gesit.


